Thursday, April 26, 2018

Makna Lagu Fourtwnty - Nyanyian Surau


Kembali lagi bersama kami, kali ini dedinesia.com ingin mencoba mengulas makna dari salah satu lagu fourtwnty di album ego & fungsi otak, lagu tersebut berjudul "Nyanyian Surau". Lagu-lagu fourtwnty di album Ego & Fungsi Otak memiliki makna tersembunyi dengan menggunakan metafora ke dalam liriknya, tak jarang bagi kita menemui kesulitan dalam memahami makna lagu di dalamnya. Setelah mendengar dan meresapi lagu tersebut, akhirnya kami dapat memahami apa sebenarnya makna dan arti dari lagu fourtwnty yang berjudul nyanyian surau melalui pendekatan semiotika, dengan begitu kami berusaha memaparkan makna umum dan makna khusus lagu nyanyian surau melalui tulisan ini. Berikut ulasan makna lagu nyanyian surau yang coba kami telaah.

Makna umum dalam lagu fourtwnty - nyanyian surau adalah tentang seseorang yang pernah terjun ke dalam kesesatan dunia gelap penuh kegilaan dan akhirnya memutuskan untuk taubat ataupun keluar dari alam gila yang selama ini ia tempati, hal tersebut dijelaskan secara gamblang melalui lirik "kita pernah hilang, kita pernah di alam sana. Kita pernah gila, kita pernah di dalam sana". Lirik tersebut menjelaskan bahwa kita dulu pernah hilang dan tersesat di alam gelap dengan penuh kegilaan, dan sekarang kita coba menjalani kehidupan penuh khidmat melalui jalan yang Tuhan berikan.


Setelah memaparkan makna lagu nyanyian surau secara umum, alangkah lebih baik jika kita mengulas makna secara khusus dan mendetail dengan membedah bait per bait di dalam lirik lagu tersebut. Berikut ulasan makna lagu fourtwnty - nyanyian surau yang coba kami telaah.


Makna Lagu Fourtwnty - Nyanyian Surau

Judul : Nyanyian Surau
Album : Ego & Fungsi Otak
Musisi : Fourtwnty
Kategori : Makna Lagu

"Transisi kata ke kata ku mulai terbata-bata
Berjalan kemana jiwa lamaku kapan lagi bernostalgia
Kelopak mataku lelah menjabarkan arti melayang
Melanda redup tantrumku"

Melalui lirik di atas kita menemui beberapa kata yang sulit dipahami misalnya, Transisi, Terbata-bata, Melayang, Tantrum. Baiklah kami ingin menjabarkan arti dari kata-kata tersebut secara rinci, berikut arti dari lagu tersebut:

Transisi jika dirujuk melaului kamus besar bahasa Indonesia memiliki arti peralihan dari sebuah keadaan.
Sedangkan arti dari kata Terbata-bata adalah keadaan dimana kita tidak lancar mengucapkan sesuatu (berbicara).
Jadi dapat kita simpulkan maksud lirik "transisi kata ke kata ku mulai terbata-bata" adalah keadaan dimana kita sulit mengucapkan sesuatu kata ke kata secara jelas. Kata apa sih yang di maksud fourtwnty dalam lagu tersebut? menurut kami jika dilihat dari sisi makna umum lagu tersebut yang membahas sisi religiusitas, maka maksud transisi kata ke kata adalah sebuah "doa".
Merunut dan berangkat dari makna lirik pembuka tersebut tentu akan lebih memudahkan kita untuk memahami makna lirik selanjutnya. Pada esensinya, manusia selalu membutuhkan petunjuk dari Tuhan, jika kita sudah sulit membaca petunjuk yang Tuhan berikan maka kita akan menjalani kehidupan dengan berjalan tanpa arah, oleh sebab itu lirik selanjutnya berbunyi "berjalan kemana jiwa lamaku kapan lagi bernostalgia". Nostalgia? lantas nostalgia seperti apa yang fourtwnty maksud? Kita tentu paham betul bagaimana sensasinya bisa merasakan kasih sayang Tuhan, tentu saat kita jauh dari petunjuk Tuhan, kita ingin bernostalgia lagi merasakan kasih sayang Tuhan.
Sedangkan makna lirik selanjutnya yang berbunyi "kelopak mataku lelah menjabarkan arti melayang" menjelaskan sebuah keadaan dimana kita mencoba melarikan diri dari masalah dunia melalui hal yang salah (melayang), ngefly? ya, kita melampiaskan diri dengan cara yang salah, sehingga menyebabkan sebuah keadaan ledakan emosi yang menerpa kedamaian. Hal tersebut dijabarkan melalui lirik "Melanda redup tantrumku". Tantrum? apa itu?
Merujuk dari Wikipedia, Tantrum memiliki arti sebuah ledakan emosi.
Baiklah kita lanjutkan lagi analisis arti lagu Nyanyian surau ya?
Berikut lirik selanjutnya.

"Bait ke bait mulai ku rakit menari paras sakitku
hingga sulit ku berdamai dengan nalar tak terkontaminasi
Merasa haus dipuji
Hingga ku lupa diri"

Bagaimana sih rasanya jauh dari kasih sayang Tuhan? tentunya sangat sulit bukan? hal tersebut dijelaskan melalui lirik "bait ke bait mulai ku rakit menari paras sakitku, hingga sulit ku berdamai dengan nalar tak terkontaminasi" lirik tersebut menjabarkan sebuah kondisi berantakannya hati dan jiwa (Paras Sakitku), paras jiwa kita sudah tak berupa lagi, pucat pasi, sehingga kita sulit berdamai dengan fikiran yang jernih (nalar tak terkontaminasi). Kita terobsesi dan merasa haus untuk dipuji manusia, akan tetapi kita malah lupa akan esensi tujuan hidup manusia yang sebenarnya (hingga ku lupa diri).

"Mati suri rasa canduku"

Mati Suri adalah keadaan saat usaha-usaha untuk menghidupkan kembali dilakukan sebelum seseorang menjadi hidup kembali. Sedangkan Candu memiliki arti kondisi seseorang ingin mengonsumsinya terus menerus (ketagihan). Lantas ketagihan seperti apa yang fourtwnty maksud?, ya, ketagihan akan kasih sayang Tuhan.

Sudahlah, selama ini kita "sudah pernah hilang di alam sana, sudah pernah gila di dalam sana". Saat ini kita coba untuk mendekatkan diri kepada Tuhan, lantas bagaimana caranya?
ya, ada di lirik pamungkas dalam lagu Nyanyian surau ini.

"Berbekal selembar peta,
Berakhir di surau tua."

Selembar peta? maksudnya? jadi begini, peta merupakan sebuah petunjuk ataupun pedoman ke mana arah tujuan. Pedoman untuk dapat mendekatkan diri kepada Tuhan adalah "Kitab Suci" ya, apapun agama maupun kepercayaan teman-teman semua, pasti memiliki sebuah pedoman berupa kitab suci, baik itu Al-Qur'an, Injil, Wedha, dan sebagainya.

Kok bisa seperti itu sih maknanya? coba kita telaah bait lirik paling terakhir "Berakhir di surau tua",
Ada yang tau arti surau? Ya, Surau merupakan tempat ibadah bagi masyarakat umat Islam.

Demikianlah ulasan makna, arti, petuah, maupun filosofi dalam lagu fourtwnty - nyanyian surau, semoga dapat sedikit membantu bagi teman-teman semua yang sedang kebingungan akan arti lagu nyanyian surau tersebut.

Respect Differences, Enjoy Tolerance
Happy Fourtwnty

Salam hangat,
Dedinesia.com

BERITA LENGKAP DI HALAMAN BERIKUTNYA

Halaman Berikutnya

3 komentar

Semoga para penikmat musik juga bisa memaknai hal yang sama ya min. Agar dapat menjadi seseorang yang lebih baik